Cermati! Besaran Biaya Isi Ulang E-Money untuk Transaksi di GTO

Jasa Marga adalah Top of Mind masyarakat, di mana dianggap sebagai pemilik seluruh jalan tol di Indonesia. Sebenarnya, Jasa Marga hanyalah salah satu dari 22 operator BUJT yang menjadi pelaksana sistem e-Toll. Transaksi non tunai di gerbang tol otomatis ini menggunakan e-card. Inilah beberapa besaran biaya isi ulang e-money pada e-card.

  1. Bebas Biaya (Free) Via ATM Bank Penerbit

Pemberlakuan sistem pembayaran non tunai untuk penggunaan jalan tol mengharuskan masyarakat untuk menggunakan e-card sebagai alat pembayaran. Saat saldo e-card menipis atau habis, diperlukan isi ulang dengan biaya administrasi. Akan tetapi, Anda bisa terbebas alias free dari biaya tersebut. Bagaimana caranya?

Isi ulang dengan gratis biaya administrasi dapat diperoleh apabila melakukan isi ulang di ATM bank Penerbit dengan top up di bawah Rp 200 ribu. Hal ini merupakan sebuah ketentuan yang berlaku bagi setiap nasabah dari setiap bank.

  1. Biaya Administrasi Rp 750 Via ATM Bank Penerbit

Nominal isi ulang ternyata berpengaruh pada besarnya biaya administrasi yang dibebankan pada pemilik e-card. Anda akan menanggung biaya administrasi sebesar Rp 750 apabila melakukan isi ulang via ATM bank penerbit e-card dengan nominal di atas Rp 200 ribu. Ketentuan ini juga berlaku bagi setiap nasabah dari setiap bank.

Meskipun diterapkan biaya administrasi untuk sistem isi ulang e-money ini, pihak Jasa Marga sebagai salah satu bagian dari milestone GNNT berupa sistem e-Toll, tidak memperoleh keuntungan dalam bentuk materi. Jadi, pemberlakuan sistem ini murni untuk keefektifan sistem pembayaran.

  1. Biaya Administrasi Rp 1500 Lewat ATM Bersama

Pengisian ulang e-card juga bisa dilakukan lewat ATM Bersama. Jika Anda mempunyai kartu elektronik dari bank A, lalu mengisi ulang di ATM bank B, maka dikenakan biaya tambahan sejumlah Rp 1500. Biaya ini sudah mengalami penurunan, karena sebelumnya disamakan dengan biaya transfer antar bank, yaitu Rp 6500.

  1. Biaya Tambahan Rp 1000 untuk Isi Ulang di Minimarket

Pembayaran non tunai di GTO (Gerbang Tol Otomatis) mengharuskan setiap pengguna jalan tol mempunyai e-card. Untuk itu, pengguna juga harus melakukan isi ulang saldo untuk pembayaran. Berlaku biaya tambahan sebesar Rp 1000 untuk isi ulang yang dilakukan di minimarket, seperti Indomart, Alfamart, dan sebagainya.

  1. Biaya Tambahan Rp 1500 untuk Isi Ulang di Halte

Selain lewat ATM dan minimarket, Anda dapat melakukan isi ulang saldo di halte bus Trans Jakarta. Di ibukota, transaksi e-money sudah gencar diterapkan. Oleh karena itu, halte busway sudah menyediakan jasa isi ulang atau top up e-card untuk kelancaran sistem pembayaran non tunai dengan biaya tambahan Rp 1500.

Jika ingin mengisi ulang e-money, Anda dapat memperhatikan tambahan biayanya. Pilihlah yang paling efektif menurut Anda untuk mendukung pelaksanaan sistem GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) untuk transaksi di GTO yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Mulai diberlakukannya sistem tersebut pada tanggal 31 Oktober lalu juga atas ketentuan BI.

 

Dan anda bisa mengikuti berita Tentang E-Toll Dan GTO di twitter @PTJasamarga atau klik Follow pada tautan ini